The use of gadgets among elementary school-aged children has increased rapidly alongside the advancement of digital technology. Excessive gadget exposure poses a risk of disrupting children's social interaction and sleep quality, particularly among those aged 10–12 years, a critical period for social and cognitive development. This study aimed to examine the relationship between gadget use duration and social interaction and sleep quality among fifth- and sixth-grade students at SD IT Insan Taqwa, Bekasi Regency. A quantitative correlational design with a cross-sectional approach was employed, involving 68 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a gadget use duration questionnaire, a social interaction questionnaire, and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), and analyzed using univariate and bivariate analysis with Spearman's rank correlation test (α = 0.05). The results showed that the majority of respondents fell into the moderate category of gadget use duration (47.1%), moderate social interaction (61.8%), and poor sleep quality (54.4%). Spearman's correlation test revealed a significant negative relationship between gadget use duration and social interaction (r = −0.288; p = 0.017), and a significant positive relationship with PSQI score as an indicator of sleep quality (r = 0.352; p = 0.003). The strength of both correlations ranged from weak to moderate, indicating that gadget use duration is a meaningful contributing factor, but not the sole determinant. This study concludes that gadget use duration is significantly associated with social interaction and sleep quality among fifth- and sixth-grade students at SD IT Insan Taqwa, Bekasi. Parents are advised to consistently limit children's gadget use time, and schools are encouraged to integrate digital literacy programs into learning activities. ABSTRAK Penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar semakin meningkat pesat seiring perkembangan teknologi digital. Paparan gadget yang berlebihan berisiko mengganggu interaksi sosial dan kualitas tidur anak, khususnya pada usia 10–12 tahun yang berada dalam fase perkembangan sosial dan kognitif penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial dan kualitas tidur pada siswa kelas 5–6 di SD IT Insan Taqwa Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 68 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner durasi penggunaan gadget, kuesioner interaksi sosial, dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori durasi penggunaan gadget sedang (47,1%), dengan interaksi sosial kategori sedang (61,8%) dan kualitas tidur buruk (54,4%). Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan interaksi sosial (r = −0,288; p = 0,017) dan hubungan positif yang signifikan dengan skor PSQI sebagai indikator kualitas tidur (r = 0,352; p = 0,003), Kekuatan korelasi pada kedua hubungan tersebut berada pada rentang lemah hingga sedang, yang menunjukkan bahwa durasi penggunaan gadget merupakan faktor kontributor yang bermakna, namun tidak berdiri sebagai satu-satunya determinan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa durasi penggunaan gadget berhubungan signifikan dengan interaksi sosial dan kualitas tidur siswa kelas 5–6 SD IT Insan Taqwa Bekasi. Penelitian ini menyarankan agar orang tua dapat membatasi waktu gadget secara konsisten, sekolah mengintegrasikan literasi digital dan sekolah mengintegrasikan literasi digital ke dalam kegiatan pembelajaran.
Copyrights © 2026