Kemampuan berpikir analitis merupakan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu peserta didik memahami, mengorganisasikan, dan menyelesaikan permasalahan secara sistematis. Namun, pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru menyebabkan peserta didik kurang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir analitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir analitis peserta didik pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental berupa nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 30 peserta didik kelas eksperimen dan 29 peserta didik kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir analitis yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney karena salah satu kelompok tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model PBL terhadap kemampuan berpikir analitis peserta didik pada materi SPLTV. Selain itu, diperoleh nilai effect size sebesar 0,715 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, model PBL memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan pembelajaran langsung terhadap kemampuan berpikir analitis peserta didik pada materi SPLTV.
Copyrights © 2026