KATALIS : Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Vol. 2 No. 2 (2026): KATALIS : Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat

Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer  Berbasis Lidah Buaya bagi Komunitas Orang Tua Anak dengan Sindrom Downdi Makassar

Rismawati Rasyid (Program Studi Teknik Kimia, Universitas Muslim Indonesia, Indonesia)
Fitra Jaya (Program Studi Teknik Kimia, Universitas Muslim Indonesia, Indonesia)
Syarwan Hamid (Program Studi Teknik Kimia, Universitas Muslim Indonesia, Indonesia)
Andi Rina Ayu Astuti (Program Studi Teknik Kimia, Universitas Muslim Indonesia, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Oct 2026

Abstract

Hand sanitizer  merupakan produk antibakteri yang dibutuhkan dalam berbagai aktivitas untuk mengurangi perkembangan bakteri yang menempel pada tangan. Produk ini dinilai praktis dan mudah digunakan dibandingkan dengan sabun, terutama ketika akses terhadap air terbatas. Proses pembuatannya yang relatif sederhana juga memungkinkan untuk diterapkan melalui kegiatan pelatihan bagi masyarakat. Anak-anak dengan Down syndrome memiliki semangat belajar dan potensi untuk mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang menghasilkan karya bermanfaat. Namun, mereka masih sering menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pendidikan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan hand sanitizer  dapat menjadi salah satu kegiatan yang mendukung pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri. Pelatihan ini bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada anak-anak dengan Down syndrome agar mereka lebih mandiri dan percaya diri. Dalam proses pembuatan hand sanitizer,  peserta dapat belajar mengenali bahan, mengikuti tahapan kerja, menjaga kebersihan, serta memahami pentingnya keselamatan. Kegiatan ini juga mendorong kreativitas dalam memilih bahan yang aman, ekonomis, dan sesuai standar. Selain itu, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal awal untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Dengan demikian, peserta memiliki peluang untuk terlibat dalam kegiatan produktif dan memperoleh akses ekonomi yang lebih luas. Pelatihan juga menjadi sarana interaksi dengan teman sebaya dan pendamping sehingga dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta beradaptasi dalam lingkungan sosial. Melalui kegiatan ini, anak-anak dengan Down syndrome diharapkan memperoleh pengetahuan, keterampilan, motivasi, dan pengalaman yang mendukung kemandirian mereka.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jipm

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Engineering Health Professions Social Sciences

Description

⏺️Sains ⏺️Kependidikan ⏺️Kesehatan ⏺️Sosial ⏺️Agama ⏺️Bahasa ⏺️Bisnis dan Ekonomi ⏺️Keolahragaan ⏺️Farmasi ⏺️Pertanian ⏺️Teknik ⏺️Kesenian ⏺️Vokasi ⏺️Hukum ...