Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap pemahaman konsep matematika siswa pada materi pecahan kelas III SD Negeri 040457 Berastagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 040457 Berastagi, dengan sampel penelitian terdiri atas siswa kelas III-A sebagai kelas eksperimen dan kelas III-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep matematika yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan dalam penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning terhadap pemahaman konsep matematika siswa pada materi pecahan. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026