Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV SD Negeri Bertingkat Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran dan masih dominannya penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang terdiri atas 18 siswa kelas eksperimen dan 18 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample t-Test) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen sebesar 82,36 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 75,56. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Hâ‚€) ditolak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Model PBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui kegiatan pemecahan masalah yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan pemahaman konsep secara lebih mendalam. Oleh karena itu, model PBL dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026