Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas III di SD Negeri Rejosari dengan tujuan untuk menganalisis ada tidaknya pengaruh dari pengaplikasian model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Table Multiplication terhadap kapasitas berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang mengimplementasikan metode eksperimen posttest-only dan memakai rancangan Quasi Experimental Design. Seluruh peserta didik kelas III SD Negeri Rejosari, yang totalnya 77 individu, ditentukan sebagai populasi dalam penelitian ini. Penarikan sampel dieksekusi melalui teknik simple random sampling, dengan spesifikasi kelas III A (26 peserta didik) selaku kelompok kontrol dan kelas III B (25 peserta didik) selaku kelompok eksperimen. Data dihimpun melalui serangkaian tes, pengamatan, dan dokumentasi. Uji coba instrumen menyertakan pengujian validitas dan pengujian reliabilitas. Teknik pemrosesan data menggunakan uji prasyarat analisis yang diteruskan dengan pengujian hipotesis memakai Independent Sample T-Test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata skor untuk kelompok kontrol yakni 54,62, sementara kelompok eksperimen meraih 76,86. Analisis Independent Sample t-test mengonfirmasi nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang bermakna H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Ringkasannya, pengaplikasian model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Table Multiplication menghadirkan pengaruh yang signifikan terhadap kapasitas berpikir analitis peserta didik.
Copyrights © 2026