Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan karakter toleransi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V di SD Negeri 88 Aeng Batu-Batu, Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa kelas V yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket dan observasi berskala Likert, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji inferensial Paired Sample t-Test berbantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter toleransi siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan hasil angket, nilai rata-rata (mean) meningkat dari 27,35 (kategori kadang-kadang) pada pretest menjadi 42,96 (kategori selalu) pada posttest. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 26,69 (kategori pernah) menjadi 41,92 (kategori sering) setelah perlakuan. Pengujian hipotesis memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada kedua instrumen, yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, penerapan model PBL memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan karakter toleransi siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2026