Industri kerajinan tenun Sarung Samarinda sebagai warisan budaya Kalimantan Timur menghadapi tantangan keberlanjutan akibat krisis regenerasi (60% pengrajin berusia >50 tahun), persaingan dengan produk printing murah, serta lemahnya perlindungan HKI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Keunggulan Produk Ikonik dalam memediasi pengaruh Keunggulan Posisional dan Kualitas Produk terhadap Keberlanjutan Bisnis pada UKM Sarung Samarinda. Populasi penelitian adalah 156 perajin UKM Sarung Samarinda di Kampung Tenun Samarinda Seberang. Teknik sampel menggunakan sensus, setelah eliminasi data outlier diperoleh 109 responden. Keunggulan Posisional tidak berpengaruh langsung terhadap Keberlanjutan Bisnis (β=0,006; p=0,475), namun berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Produk Ikonik (β=0,415; p<0,001); (2) Kualitas Produk berpengaruh langsung terhadap Keberlanjutan Bisnis (β=0,489; p<0,001) dan terhadap Keunggulan Produk Ikonik (β=0,404; p<0,001); (3) Keunggulan Produk Ikonik berpengaruh langsung terhadap Keberlanjutan Bisnis (β=0,469; p<0,001); (4) Keunggulan Produk Ikonik berperan sebagai mediasi penuh (full mediation) pada hubungan Keunggulan Posisional dengan Keberlanjutan Bisnis, serta mediasi parsial pada hubungan Kualitas Produk dengan Keberlanjutan Bisnis
Copyrights © 2026