Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 53 No 3 (2026): Media Dermato Venereologica Indonesiana

IKTIOSIS LAMELAR EKSTENSIF DAN TERLAMBAT DIAGNOSIS: SEBUAH LAPORAN KASUS

Nuriasani Yukendri (Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Rumah Sakit Airan Raya, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia)
Dina Evyana (1Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Rumah Sakit Airan Raya, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia)
Rizki Hanriko (Departemen Ilmu Patologi Anatomi, Rumah Sakit Airan Raya, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

   Pendahuluan: Iktiosis lamelar (IL) merupakan bentuk iktiosis non-sindrom herediter dalam kelompok autosomal recessive congenital ichthyosis (ARCI) yang jarang, dengan prevalensi sekitar 1:300.000. Laporan ini menyajikan satu kasus IL yang ekstensif pada pasien dewasa muda untuk memperlihatkan manifestasi klinis dalam kondisi terlambat didiagnosis dan terabaikan, dengan stigma sosial yang menyertainya. Kasus: Seorang perempuan berusia 20 tahun pascapersalinan dirujuk ke departemen dermatovenerologi dengan plak hiperpigmentasi generalisata dan skuama hiperkeratotik berbentuk lempengan menyerupai sisik ikan. Riwayat lahir menyerupai membran kolodion yang kemudian menghilang dan menjadi skuama besar, tebal, dan kehitaman. Histopatologi menunjukkan hiperkeratosis, parakeratosis, keratotic plugging, dan infiltrasi limfosit, mendukung diagnosis IL. Diskusi: Meskipun kelainan muncul sejak lahir, pasien tidak mendapat terapi karena keterbatasan sosial ekonomi, pendidikan, dan akses terhadap layanan kesehatan. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan diagnosis, gangguan aktivitas, serta stigma sosial hingga pasien putus sekolah. Simpulan: Diagnosis IL idealnya dikonfirmasi dengan uji genetik, namun pada fasilitas terbatas dapat ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan histopatologi. Keterlambatan diagnosis berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan psikologis. Deteksi dini, terapi suportif, dan pendekatan psikososial penting untuk mencapai prognosis yang lebih baik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...