Riset ini bertujuan menginvestigasi kontribusi simultan maupun parsial dari variabel minat dan kebiasaan belajar terhadap capaian akademik matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Manado. Studi ini diinisiasi oleh adanya indikasi kecemasan matematis serta problem kedisiplinan belajar harian siswa. Menggunakan desain kuantitatif korelasional, sampel dipilih secara representatif melalui formula Slovin hingga diperoleh 54 responden dari total populasi 118 pelajar. Data primer dihimpun lewat kuesioner terstruktur skala Likert yang telah dinyatakan valid serta reliabel, sedangkan data sekunder bersumber dari rekam nilai Ujian Tengah Semester (UTS). Pengujian hipotesis dilakukan via analisis regresi linear berganda setelah melampaui serangkaian uji asumsi klasik. Hasil uji statistik menunjukkan secara parsial bahwa ketertarikan belajar berpartisipasi dominan sebesar 98,8% (p = 0,000), dan ritme belajar harian menyumbang andil sebesar 87,8% (p = 0,000). Ketika diuji bersama, didapati keterkaitan yang sangat erat (R = 0,996) dengan determinasi gabungan mencapai 99,2% terhadap hasil belajar, sedangkan sisa 0,8% bersumber dari variabel luar sekolah. Riset ini menyimpulkan bahwa integrasi dimensi afektif dan behavioral merupakan determinan mutlak keberhasilan akademik matematika. Guru dan orang tua direkomendasikan bersinergi dalam menumbuhkan atmosfer belajar yang rekreatif sekaligus melatih keteraturan studi anak.
Copyrights © 2026