Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Matematika di sekolah dasar. Namun, perbedaan kemampuan belajar siswa sering kali menyebabkan pembelajaran belum mampu mengakomodasi kebutuhan belajar setiap peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada materi penjumlahan pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest–posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 55 siswa kelas V SD Muhammadiyah 5 Samarinda yang terdiri atas 28 siswa pada kelas eksperimen dan 27 siswa pada kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji Mann–Whitney U karena data tidak memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,039 (<0,05). Hasil analisis effect size sebesar 0,28 menunjukkan bahwa pengaruh pendekatan TaRL berada pada kategori rendah. Disimpulkan bahwa pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan belajar, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026