Program Augmented Reality (AR) berbasis Android bernama GeoAR Math dikembangkan dan diuji oleh peneliti dari SDN Ciputat di Kota Serang untuk membantu siswa kelas dua mempelajari bentuk bangun datar (2D). Penelitian pengembangan (R&D) ini menggunakan model 4D dari Thiagarajan (meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate). Studi ini melibatkan seorang instruktur matematika, tiga orang ahli (bidang materi, media, dan bahasa), serta 30 siswa kelas dua. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, survei respons guru dan siswa, serta penilaian hasil belajar melalui pre-test dan post-test . Statistik persentase deskriptif, uji-t sampel berpasangan (paired-sample t-test), dan analisis N-Gain digunakan untuk mengevaluasi validitas serta efektivitas media tersebut. Para ahli memberikan skor validitas rata-rata sebesar 83,90% untuk GeoAR Math, yang mengonfirmasi validitas media tersebut. Skor rata-rata pre-test adalah 61,64 dan skor post-test adalah 84,70, menghasilkan skor N-Gain sebesar 0,60 yang tergolong dalam kategori sedang. Uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada pengetahuan siswa setelah penggunaan media (p = 0,000; < 0,05). Siswa (93,83%) dan guru (91,07%) juga memberikan respons yang positif. Sebagai kesimpulan, aplikasi GeoAR Math berbasis Augmented Reality terbukti menjadi alternatif yang valid, bermanfaat, dan efektif untuk pembelajaran geometri di sekolah dasar.
Copyrights © 2026