Desa Naumbai, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar memiliki produk pangan lokal khas bernama "Palito Daun" yang berpotensi menjadi produk unggulan desa, namun pengembangannya masih terkendala proses produksi yang dilakukan secara tradisional, minimnya standar mutu produksi, keterbatasan kapasitas manajemen usaha, kemasan produk yang belum informatif, serta pola pemasaran yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha Palito Daun melalui inovasi proses dan penerapan standar operasional prosedur, serta memperkuat manajemen usaha, mencakup pencatatan keuangan, pengelolaan kemasan, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu persiapan, intervensi berbasis dua dimensi utama (inovasi produksi dan penguatan manajemen usaha), pendampingan intensif, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam penerapan standar operasional prosedur produksi, penggunaan teknologi tepat guna sederhana, pencatatan keuangan usaha secara lebih sistematis, perbaikan kemasan dan label produk yang lebih informatif, serta pemanfaatan media digital untuk pemasaran. Kegiatan ini memberikan kontribusi model pemberdayaan usaha mikro berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan aspek produksi dan manajerial secara simultan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi desa.
Copyrights © 2026