Peningkatan penggunaan energi fosil secara terus-menerus menyebabkan peningkatan emisikarbon dan kerusakan lingkungan sehingga mendorong perlunya peralihan menuju energiterbarukan. Peralihan menuju energi terbarukan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kebijakandan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor individu, seperti kesadaran lingkungan,perilaku pro-lingkungan dan kepedulian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh kesadaran lingkungan perilaku pro-lingkungan, dan kepedulianlingkungan terhadap intensi investasi energi terbarukan pada siswa kelas IX SMP Negeri 5Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptifkorelasional. Penelitian ini melibatkan 46 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposivesampling. Penelitian ini mengumpulkan data melalui kuesioner Google Form yang terdiri atas24 butir pernyataan dengan skala Guttman. Penelitian ini menganalisis data menggunakanstatistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kesadaran lingkungan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap intensiinvestasi energi terbarukan. Sementara itu, perilaku pro-lingkungan dan kepedulian lingkuganmenunjukkan hubungan positif, tetapi tidak signifikan secara parsial. Namun, ketiga variabelsecara simultan berpengaruh signifikan terhadap intensi investasi energi terbarukan dengankontribusi sebesar 50,8%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran lingkungan menjadifaktor dominan dalam membentuk intensi investasi energi terbarukan pada siswa. Oleh karenaitu, sekolah perlu memperkuat pendidikan lingkungan untuk membangun generasi yangmemiliki kepedulian terhadap keberlanjutan energi di masa depan.
Copyrights © 2026