Aktivitas pengangkutan bawang merah secara manual di CV Bintang Mudamemiliki risiko ergonomi yang dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal padapekerja. Proses kerja dilakukan dengan posisi tubuh membungkuk, leher menunduk,dan pengangkatan beban secara berulang. Kondisi tersebut meningkatkan risikokelelahan otot serta cedera kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risikoergonomi pekerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA).Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi posturkerja pekerja saat proses pengangkutan bawang merah. Penilaian dilakukan denganmenghitung skor grup A, grup B, beban kerja, dan aktivitas otot. Hasil penelitianmenunjukkan skor akhir REBA sebesar 7. Nilai tersebut termasuk kategori risikosedang dan memerlukan tindakan perbaikan kerja. Postur kerja membungkuk sertaaktivitas pengangkatan manual menjadi faktor utama peningkatan risiko gangguanmuskuloskeletal pada bagian punggung, bahu, dan lengan. Berdasarkan hasilpenelitian, aktivitas pengangkutan bawang merah di CV Bintang Muda belummemenuhi prinsip ergonomi kerja yang baik. Perbaikan postur kerja, penggunaanalat bantu material handling, serta pengaturan waktu kerja dan istirahat diperlukanuntuk mengurangi risiko cedera kerja dan meningkatkan kenyamanan pekerja.
Copyrights © 2026