Korupsi merupakan persoalan struktural yang menuntut penanaman nilai integritas sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sosialisasi pendidikan anti korupsi melalui ceramah interaktif dan pemutaran video edukatif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap antikorupsi siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Samarinda. Desain kegiatan menggunakan one-group pretest-posttest terhadap 130 siswa kelas VII dan VIII. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test pengetahuan (p < 0,001) dengan effect size besar (Cohen's d = 1,10) dan rata-rata N-Gain 0,56 (kategori sedang), serta perbedaan yang signifikan pula pada skor sikap antikorupsi sebelum dan sesudah kegiatan (Z = -9,506; p < 0,001). Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator dan aspek sikap Keberanian Menolak Perilaku Koruptif, sedangkan peningkatan terendah terjadi pada indikator Pemahaman Konsep Korupsi. Temuan ini menegaskan bahwa sosialisasi berbasis ceramah interaktif dan media video efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap antikorupsi siswa tanpa memerlukan unsur permainan.
Copyrights © 2026