Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan teknologi dan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) café di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian mencakup 110 UMKM café, sedangkan sampel sebanyak 55 pemilik atau pengelola usaha ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan kriteria lokasi usaha di Kecamatan Panakkukang, telah beroperasi minimal satu tahun, dan menggunakan teknologi dalam kegiatan usaha. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Tahapan analisis meliputi statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Literasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi operasional perlu disertai kemampuan pengelolaan keuangan agar teknologi dapat dimanfaatkan sebagai instrumen peningkatan efisiensi, kualitas keputusan, daya saing, dan keberlanjutan UMKM café. Implikasi praktis penelitian mengarah pada perlunya pelatihan terpadu mengenai penggunaan sistem pembayaran digital.
Copyrights © 2026