Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador dan digital advertising terhadap purchase decision produk Barenbliss di Shopee dengan brand trust sebagai variabel intervening pada konsumen Gen Z di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi Gen Z di Kota Semarang yang berjumlah 384.720 jiwa. Sampel sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador berpengaruh signifikan terhadap brand trust (β=0,414; t=2,654; p=0,008). Digital advertising tidak berpengaruh signifikan terhadap brand trust (β=0,150; t=1,014; p=0,311). Brand trust berpengaruh signifikan terhadap purchase decision (β=0,309; t=2,152; p=0,031). Brand ambassador tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase decision (β=0,034; t=0,213; p=0,831). Digital advertising berpengaruh signifikan terhadap purchase decision (β=0,362; t=2,764; p=0,006). Brand trust tidak mampu memediasi pengaruh brand ambassador terhadap purchase decision (t=1,559; p=0,119) maupun digital advertising terhadap purchase decision (t=0,888; p=0,374). Nilai R² untuk brand trust sebesar 0,275 dan purchase decision sebesar 0,348. Temuan ini menegaskan bahwa purchase decision produk Barenbliss lebih banyak didorong secara langsung oleh digital advertising dan brand trust, sedangkan brand ambassador berperan terbatas pada pembentukan brand trust.
Copyrights © 2026