ABSTRACT Dental caries is one of the most common oral health problems among school-aged children and may be influenced by limited knowledge about its causes, development, impacts, and prevention. This study aimed to analyze the difference in knowledge about dental caries before and after the use of the web-based SmileBright media among fourth- to sixth-grade students at SDN Klangon 01, Saradan District, Madiun Regency. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The study sample consisted of 51 fourth- to sixth-grade students selected using simple random sampling. The intervention was delivered through SmileBright, a Google Sites-based educational medium containing materials and questions about dental caries. Students' knowledge was measured using a questionnaire before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of 0.05. Before the intervention, 31 students (60.8%) had a low level of knowledge, 12 students (23.5%) had a moderate level, and 8 students (15.7%) had a good level. After the intervention, the number of students with low knowledge decreased to 3 (5.8%), while the numbers with moderate and good knowledge increased to 24 students (47.1%) each. The Wilcoxon test resulted in a p-value of 0.000 (p<0.05), indicating a significant difference in dental caries knowledge before and after the use of SmileBright. Web-based SmileBright can be used as an engaging and accessible alternative for dental health education to improve dental caries knowledge among elementary school students. ABSTRAK Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak terjadi pada anak usia sekolah dan dapat dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan mengenai penyebab, proses terjadinya, dampak, dan pencegahannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengetahuan tentang karies gigi sebelum dan sesudah penggunaan media SmileBright berbasis web pada siswa kelas 4–6 SDN Klangon 01 Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas 4–6, dengan sampel sebanyak 51 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi dilakukan menggunakan SmileBright berbasis Google Sites yang memuat materi edukasi dan soal mengenai karies gigi. Pengetahuan siswa diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebanyak 31 siswa (60,8%) memiliki pengetahuan kurang, 12 siswa (23,5%) cukup, dan 8 siswa (15,7%) baik. Setelah intervensi, pengetahuan kurang menurun menjadi 3 siswa (5,8%), sedangkan pengetahuan cukup dan baik masing-masing menjadi 24 siswa (47,1%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat perbedaan pengetahuan tentang karies gigi sebelum dan sesudah penggunaan SmileBright. SmileBright berbasis web dapat menjadi alternatif media edukasi kesehatan gigi yang menarik dan mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan karies gigi pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026