Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, modal kerja, dan leverage terhadap financial distress dengan likuiditas sebagai variabel intervening pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya risiko financial distress pada industri tekstil dan garmen akibat tekanan ekonomi pascapandemi, persaingan produk impor, tingginya biaya operasional, serta fluktuasi kinerja keuangan perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Variabel independen meliputi profitabilitas, modal kerja, dan leverage, sedangkan variabel dependen adalah financial distress dengan likuiditas sebagai variabel intervening. Analisis data direncanakan menggunakan analisis jalur (path analysis) melalui Structural Equation Modeling (SEM) atau uji mediasi untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai peran likuiditas dalam memediasi pengaruh profitabilitas, modal kerja, dan leverage terhadap financial distress. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan kesehatan keuangan, membantu investor dalam pengambilan keputusan investasi, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian manajemen keuangan, khususnya terkait prediksi financial distress pada perusahaan sektor tekstil dan garmen
Copyrights © 2026