Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara eksplisit implementasi pengelolaan kelas mencakup aspek fisik, non-fisik, serta interaksi pembelajaran dalam mata pelajaran IPS bagi peserta didik tunagrahita ringan kelas XI di SLB BC YPLAB Wartawan Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap guru IPS, dan studi dokumentasi terhadap lima peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aspek fisik dilakukan melalui penataan tempat duduk adaptif dan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID). Pengelolaan aspek non-fisik diterapkan melalui pendekatan individual, aturan kelas sederhana yang konsisten, serta penguatan positif. Interaksi pembelajaran berlangsung dua arah menggunakan bahasa konkret dan instruksi berulang. Kendala utama mencakup keterbatasan alokasi penggunaan PID, fluktuasi fokus belajar, dan heterogenitas kemampuan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa model pengelolaan kelas adaptif yang memadukan teknologi visual dan pendekatan individualisasi bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB). Implikasi temuan ini menegaskan pentingnya fleksibilitas strategi dan manajemen perilaku yang terstruktur untuk menciptakan lingkungan belajar inklusif yang kondusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026