Siswa MAN Insan Cendekia sebagai sekolah unggulan berasrama menghadapi tuntutan akademik tinggi, baik dari sistem pendidikan maupun harapan orang tua. Perceived Parental Expectations (PPE) yang tinggi berpotensi menjadi sumber tekanan yang memengaruhi kemampuan siswa menghadapi kesulitan akademik sehari-hari, atau Academic Buoyancy (AB). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara PPE dan AB pada siswa MAN Insan Cendekia, serta mengidentifikasi tingkat PPE dan AB pada populasi tersebut. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 217 siswa kelas XI dan XII yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. PPE diukur menggunakan Perception of Parental Expectations Inventory (Sasikala & Karunanidhi, 2011), sedangkan AB diukur menggunakan skala yang dikembangkan peneliti berdasarkan teori 5C's dari Martin dkk. (2010), terdiri atas 33 aitem (α = 0,941). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan data terdistribusi normal dan linear, dengan mayoritas responden berada pada kategori sedang untuk PPE (M = 97,43; SD = 10,298) maupun AB (M = 93,08; SD = 14,207). Koefisien korelasi r = -0,743 (p = 0,001; p < 0,05) menunjukkan hubungan negatif dan signifikan pada kategori kuat antara PPE dan AB, artinya semakin tinggi PPE yang dirasakan siswa, semakin rendah AB yang dimiliki. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi terhadap harapan orang tua yang tinggi dapat menurunkan kemampuan siswa menghadapi tantangan akademik.
Copyrights © 2026