Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PSIKOEDUKASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 7 MUARA JAMBI Siti Raudhoh; Dessy Pramudiani; Verdiantika Annisa; Jelpa Periantalo; Nurul Hafizah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28753

Abstract

ABSTRACT Bullying can take different types: physical, verbal, relational, and cyberbullying, which can result in lower levels of mental health and psychological well-being, psychosomatic symptoms, depression, anxiety, and even suicide attempts. Perpetrators and victims also exhibit higher rates of school truancy and lower academic achievement. For this reason, interventions are needed to prevent bullying, one of which is through psychoeducational activities. The psychoeducation of bullying prevention activities at SMPN 7 Muaro Jambi was implemented in two days to students and teachers through different forms of psychoeducation activities. Student participants showed an increase in average scores where the average pretest score of participants was 72.92, while the average posttest score was 92.50. T-test results also showed that there was a significant difference between the pretest and posttest scores of student participants. This shows that this psychoeducation was successful in increasing the knowledge of student participants regarding bullying. Keywords: psychoeducation, prevention, bullying, middle high school student ABSTRAK Perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk yaitu fisik, verbal, relasional, dan cyberbullying dimana hal ini dapat memberikan dampak rendahnya tingkat kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis, munculnya gejala psikosomatis, mengalami depresi, kecemasan, dan bahkan percobaan bunuh diri. Pelaku maupun korban juga menunjukkan tingginya tingkat bolos sekolah dan pencapaian prestasi akademik yang lebih rendah. Untuk itu perlu adanya intervensi untuk mencegah terjadinya perundungan, salah satunya melalui kegiatan psikoedukasi. Kegiatan psikoedukasi pencegahan perundungan di SMPN 7 Muaro Jambi dilaksanakan dalam dua hari kepada siswa dan guru melalui bentuk kegiatan psikoedukasi yang berbeda. Peserta siswa menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dimana rata-rata nilai pretest peserta adalah 72.92, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 92.50. Hasil uji beda juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan postest peserta siswa. Ini menunjukkan bahwa psikoedukasi ini berhasil untuk meningkatkan pengetahuan peserta siswa terkait perundungan. Kata kunci: psikoedukasi, pencegahan, perundungan, siswa SMP
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KECENDERUNGAN RELAPSE KLIEN RAWAT JALAN DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAMBI: THE RELATIONSHIP OF SELF-EFFICACY WITH RELAPSE TENDENCY OF OUTPATIENT CLIENTS AT THE NATIONAL NARCOTICS AGENCY OF JAMBI PROVINCE Bagas Pradana; Siti Raudhoh; Nurul Hafizah
Jurnal Psikologi Jambi Vol. 8 No. 02 (2023): Jurnal Psikologi Jambi
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpj.v8i02.29903

Abstract

ABSTRACT Introduction Drug abuse in Indonesia is increasing rapidly every year. Outpatient clients experience problems from various factors that make them prone to relapse. One factor that influences the tendency to relapse relapse is self-efficacy. Objectives To determine the relationship between self-efficacy and relapse tendency in outpatient clients at the National Narcotics Agency of Jambi Province. Method This study used a quantitative approach with a correlational method. The respondents in this study were 33 outpatient clients of BNNP Jambi with purposive sampling techniques. Data analysis using the Pearson Product Moment correlation test. Results The results of the hypothesis test between the variables self-efficacy and relapse tendency showed a correlation coefficient value of -0.651 with a significant value of 0.000 (p<0.05). This shows that there is a very strong and significant relationship with the direction of the negative relationship between Self-Efficacy and Relapse Tendency, where the higher the Self Efficacy that the individual has, the lower the chance of Relapse Tendency, and vice versa. Conclusion There is a significant negative relationship between self-efficacy and relapse tendency in BNNP Jambi outpatient clients, where the higher the self-efficacy, the lower the tendency to relapse, conversely, the lower the self-efficacy, the higher the tendency to relapse. Keywords : Self-efficacy, Relapse Tendency, Outpatient Client ABSTRAK Pendahuluan Penyalahgunaan napza di Indonesia sangat meningkat pesat setiap tahunnya. klien rawat jalan mengalami permasalahan dari berbagai faktor yang membuat mereka kecenderungan relapse. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecenderungan relapse. Tujuan Untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kecenderungan relapse pada klien rawat jalan di Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Responden dalam penelitian ini adalah klien rawat jalan BNNP Jambi berjumlah 33 orang dengan teknik pengambilan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil Hasil uji hipotesis antara variabel self-efficacy dan Kecenderungan relapse menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,651 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan arah hubungan negatif antara Self-Efficacy dan Kecenderungan Relapse, dimana semakin tinggi Self Efficacy yang dimiliki individu, maka semakin rendah peluang munculnya Kecenderungan Relapse, dan begitu pula sebaliknya. Kesimpulan Terdapat hubungan negatif signifikan antara self-efficacy dengan kecenderungan relapse pada klien rawat jalan BNNP Jambi, yang mana semakin tinggi self-efficacy, maka semakin rendah kecenderungan relapse, sebaliknya, semakin rendah self-efficacy, maka kecenderungan relapse semakin tinggi. Kata Kunci : Self-Efficacy, Kecenderungan Relapse, Klien Rawat Jalan.
Orientasi Masa Depan Siswa Sekolah Menengah Pertama Terpencil Iranda, Agung; Pramudiani, Dessy; Nofrianda, Rion; Hafidzah, Nurul
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i3.2025.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui orientasi masa depan siswa sekolah terpencil di SMPN 53 Merangin Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu siswa SMPN 53 Merangin, kepala sekolah dan guru sebagai significant other. Analisis data menggunakan interpretative phenomenological analysis. Hasil penelitian menunjukkan orientasi masa depan siswa sekolah terpencil yaitu tujuan dan cita-cita siswa, baik dalam bentuk lanjut studi maupun bekerja. Motivasi berupa alasan, minat, dan ketertarikan mereka terhadap cita-cita dan tujuan, serta yang terakhir modeling yang mana mereka menggambarkan cita-cita dan tujuan terhadap figur yang sering mereka lihat di sekolah maupun di lingkungan masyarakat terpencil.
Examining How Islamic Coping Reduces Internet Misuse through Emotional Self-Regulation Hafizah, Nurul; Uyun, Qurotul
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2023): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v8i2.4310

Abstract

Problematic internet use (PIU) has emerged as a serious psychological concern, particularly among youth during the COVID-19 pandemic. While prior studies have explored emotional and behavioral factors contributing to PIU, limited research has examined how culturally grounded religious coping strategies influence these patterns. This study offers a novel contribution by investigating the mediating role of emotion regulation difficulties in the relationship between Islamic religious coping and PIU among Muslim undergraduate students in Indonesia. A quantitative approach was applied to a sample of 304 participants using the Iranian Religious Coping Scale (IRCOPE), Difficulties in Emotion Regulation Scale-18 (DERS-18), and Generalized Problematic Internet Use Scale 2 (GPIUS-2), all adapted into Indonesian. Path analysis revealed that Islamic religious coping significantly reduced emotion regulation difficulties, which in turn were positively associated with PIU. Notably, religious coping did not directly impact PIU but exerted an indirect effect through emotional regulation. These findings underscore the relevance of culturally specific, faith-based strategies in managing excessive internet use and contribute to the broader integration of Islamic psychological constructs within contemporary behavioral research. This study advances the field by modeling a culturally contextualized pathway from religiosity to digital behavior, with implications for culturally informed interventions.
MENINGKATKAN KAPASITAS PUBLIKASI ILMIAH DOSEN PSIKOLOGI MELALUI PROGRAM “MELEJITKAN SINTA SKOR” Nofrianda, Rion; Ilham, Muhammad; Fadzlul; Widya Gultom, Hanna; Maghfira, Mindy; Hafizah, Nurul; Dianesti Dewi, Annisa
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), Vol 6 No 2 (Oktober 2025)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v6i2.2988

Abstract

The community service activity titled “Boosting SINTA Scores” was carried out in response to the need to enhance the capacity of lecturers in managing academic identity and scientific publications, particularly within the Psychology Study Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Jambi. This hybrid-format program involved 12 active lecturer participants. Initial situation analysis revealed that most lecturers lacked a comprehensive understanding of the SINTA assessment system, citation improvement strategies, and the optimal use of academic platforms such as Google Scholar, Garuda, and SINTA itself. The program was designed using an educative and participatory approach, consisting of workshops, technical guidance, and individualized mentoring. The results showed a significant increase in participants' understanding of publication strategies and academic profile management, along with tangible improvements in the completeness and presentation of their academic profiles. Moreover, the average SINTA score among lecturers increased following the activity, indicating the effectiveness of the intervention. A sustainable discussion community also emerged from the program, encouraging collaboration and exchange of information related to scholarly publication. This initiative highlights the importance of structured and continuous interventions to support lecturers in achieving greater academic visibility and recognition through improved publication capacity and the effective use of digital technology.
Implementasi Terapi Suportif Ekspresif dalam Mengembangkan Manajemen Emosi pada Perempuan dengan Gangguan Skizoafektif: Laporan Kasus Hafizah, Nurul; Sulistyarini, Rr Indahria
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.108935

Abstract

Individu yang mengalami skizoafektif menghadapi tantangan dalam menanggulangi gejala yang signifikan pada perubahan suasana hati dan gejala psikotik. Individu yang mengalami skizoafektif akan lebih sulit untuk memahami dan berbagi perasaan dengan orang lain. Oleh sebab itu, penting bagi individu untuk dapat mengenali dan mengelola emosinya dengan meningkatkan kemampuan manajemen emosinya agar dapat mencapai fungsi psikologis yang optimal dengan cara yang lebih positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan implementasi terapi suportif ekspresif dalam mengembangkan kemampuan manajemen emosi pada individu dengan gangguan skizoafektif. Asesmen pada penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan tes psikologi. Berdasarkan hasil asesmen subjek yang merupakan seorang perempuan berusia 35 tahun memenuhi kriteria umum untuk diagnosis gangguan skizoafektif. Evaluasi pasca intervensi menunjukkan kemajuan manajemen emosi subjek skizoafektif, yang mencakup aspek pemahaman emosi, pengenalan pemicu emosi dan kesadaran diri terkait emosi.
VALIDITAS ISI MODUL ‘SKEMA’ UNTUK MENINGKATKAN STRATEGI KOPING MENGHADAPI STIGMA PADA KLIEN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA Humairoh, Farras Shopy; Hafizah, Nurul; Raudhoh, Siti; Rahim, Beny
Proyeksi Vol 20, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.1.32-43

Abstract

Stigma terhadap klien rehabilitasi penyalahgunaan narkoba masih merajalela sehingga berdampak pada gaya kopingnya yang cederung kurang tepat dalam menyikapi dampak penyalahgunaan narkoba, yaitu relapse. Belum terdapatnya panduan edukasi khusus terkait hal tersebut melatarbelakangi penyusunan modul psikoedukasi strategi koping dalam menghadapi stigma terhadap klien rehabilitasi penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas isi dari Modul Psikoedukasi ‘SkeMa’ untuk Klien Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba dalam Menghadapi Stigma. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif uji validitas isi modul dengan model 3D (Define, Design and Develop). Data penelitian diperoleh melalui prosedur judgement pemberian skor rating oleh ahli atau validator yang ditentukan secara purposive yaitu psikolog bidang peminatan klinis dan konselor adiksi. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif aiken’s V untuk menilai kesesuaian isi dengan konstruk yang diukur. Penelitian ini menunjukkan hasil validasi isi modul dengan rentang skor yang bergerak pada angka 0,66 – 0,91. Berdasarkan hasil uji validitas modul SkeMa dapat disimpulkan valid untuk digunakan dengan beberapa saran dan perbaikan dari validator. Kriteria tersebut dinilai berdasarkan isi materi, penyajian, bahasa serta kemudahan dalam pelaksanaan psikoedukasi dalam meningkatkan strategi koping klien penyalahgunaan narkoba.The stigma towards drug abuse rehabilitation clients is a common issue that still often results in an impact on their coping styles, which tend to be less appropriate in responding to impact of drug use. Due to the lack of specific educational guidance on this matter, psychoeducational modules have been prepared to help clients overcome stigma. This research aims to test the validity of the content of the 'SkeMa' Psychoeducational Module for Drug Abuse Rehabilitation Clients in Facing Stigma. This research uses a descriptive study to test the validity of the module content with using a 3D model (Define, Design and Develop). Research data was collected through a judgment procedure by clinical psychologists and addiction counselors who rated the module content. Data was analyzed using Aiken's V descriptive analysis to assess content suitability for the measured construct. The research validated the module content with a score range between 0.66 – 0.91. After validating the SkeMa Module, it can be concluded that it is valid for use with some suggestions and improvements from validator. The criteria are based on content, presentation, language, and ease of implementing psychoeducation for improving client’s coping strategies for drug abuse.
HUBUNGAN RESILIENSI AKADEMIK DENGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA PADA REMAJA DARI KELUARGA MISKIN DI DESA RAMBUTAN MASAM KECAMATAN MUARA TEMBESI KABUPATEN BATANGHARI: RELATION BETWEEN ACCADEMIC RESILIENCE AND SOSIAL SUPPORT OF TEENAGES LIFE FROM POOR FAMILY AT RAMBUTAN MASAM VILLAGE, MUARA TEMBESI, BATANGHARI REGENCY. Khoirunnisa, Putri Nur; Hafizah, Nurul; Rahman, Marlita Andhika
Jurnal Psikologi Jambi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Jambi
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction Poverty has a big impact on the sustainability of education, as well as education has big benefits in ending poverty. Good academic resilience is one of the factors that can enable teenagers from poor families to escape poverty. One of the factors that influences academic resilience is social support from peers. Objective To see the relationship between academic resilience and peer social support among adolescents from poor families in Rambutan Masam Village, Muara Tembesi District, Batanghari Regency Methods This research used a correlational quantitative method involving 191 respondents. The sampling technique in this study used a random sampling technique with measurement instruments for the academic resilience scale and peer social support which were analyzed using Pearson's Product Moment. Results The results of this study found a positive correlation between academic resilience and social support from peers in adolescents from poor families in Rambutan Masam Village with an r of 0.520 with a p value <0.001. Conclusions : There is a positive relationship between academic resilience and peer social support among adolescents from poor families in Rambutan Masam Village, Muara Tembesi District, Batanghari Regency. Keywords: Academic resilience, peer social support, adolescents, poverty ABSTRAK Pendahuluan Kemiskinan membawa dampak besar terhadap keberlangsungan pendidikan, begitupun pendidikan memiliki manfaat besar dalam menuntaskan kemiskinan. Resiliensi akademik yang baik merupakan salah satu faktor yang dapat membuat remaja dari keluarga miskin dapat keluar dari kemiskinan. Salah satu faktor yang mempengaruhi resiliensi akademik adalah dukungan sosial teman sebaya. Tujuan Untuk melihat hubungan resiliensi akademik dengan dukungan sosial teman sebaya pada remaja dari keluarga keluarga miskin di Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis korelasional yang melibatkan 191 orang responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling dengan instrumen pengukuran skala resiliensi akademik dan dukungan sosial teman sebaya yang dianalisis Hasil penelitian ini ditemukan hubungan korelasi positif antara resiliensi akademik dengan dukungan sosial teman sebaya pada remaja dari keluarga miskin di Desa Rambutan Masam dengan r sebesar 0,520 dengan nilai p < 0.001. Kesimpulan Terdapat hubungan positif antara resiliensi akademik dengan dukungan sosial teman sebaya pada remaja dari keluarga miskin di Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari. Kata Kunci : Resiliensi akademik, dukungan sosial teman sebaya, remaja, kemiskinan
Prevensi Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) Pada Remaja Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pola Asuh Orang Tua Nurul Hafizah; Indahria Sulistyarini
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i1.2432

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait pentingnya mencegah kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menurunkan angka kehamilan dan mengurangi risiko dari kehamilan remaja. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan edukasi dan evaluasi kegiatan. Partisipan dalam kegiatan ini sebanyak 43 orang remaja dan 24 orang tua di Wilayah Puskesmas Ngemplak II, Sleman, Yogyakarta. Remaja diberikan edukasi terkait perkembangan seksualitas, dampak perilaku seks pranikah dan cara mencegah kehamilan tidak diinginkan. Kemudian orang tua diberikan edukasi terkait perkembangan anak, gaya pengasuhan dan peran orang tua serta prinsip edukasi seksual terhadap anak. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada remaja dan orang tua berdasarkan materi yang telah diberikan
Treatment of Depression in Children Through Expressive Writing Therapy Hafizah, Nurul; Sulistyarini, Indahria
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 4 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i4.16156

Abstract

Depression in children is a psychological problem that is often ignored and left untreated. This condition can have an impact on children's decreased desire to eat, loss of interest in children and cognitive impairment that can disturb the development of children. This study aims to determine the effectiveness of expressive writing therapy on reducing the intensity of depression in children. This study uses a research design, namely single-case research. The subject in this study was a 12-year-old girl who experienced symptoms of depression as measured using the Children Depression Inventory (CDI). The diagnosis was given after assessing the subject in the form of interviews, observations and comprehensive psychological tests. The researcher determines the baseline related to the subject's psychological condition in determining the intervention. The results showed that there was a decrease in the intensity of the main symptoms of depression in the subject, then there were changes in thoughts, feelings and behavior in the subject before and after the intervention of expressive writing therapy on the subject. Depresi pada anak merupakan salah satu permasalahan psikologis yang sering diabaikan dan sering tidak diobati. Kondisi ini dapat berdampak kepada penurunan nafsu makan pada anak, kehilangan ketertarikan pada anak hingga adanya penurunan kognitif yang dapat mengganggu proses perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi menulis ekspresif terhadap penurunan intensitas depresi pada anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian yaitu single-case research. Subjek dalam penelitian ini merupakan seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang mengalami gejala depresi yang diukur dengan menggunakan Children Depression Inventory (CDI). Diagnosis diberikan setelah dilakukan asesmen kepada subjek berupa wawancara, observasi dan tes psikologi secara komprehensif. Peneliti menentukan baseline terkait kondisi psikologis subjek dalam menentukan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan intensitas gejala utama depresipada subjek dan terjadi perubahan secara pikiran, perasaan dan perilaku pada subjek pra serta pasca intervensi expressive writing therapy pada subjek.