Kajian tentang UMKM masih banyak berfokus pada strategi bisnis, sementara aspek implementasi kebijakan pada situasi pelemahan daya beli masyarakat belum banyak dikaji secara kontekstual di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi lokal dalam mendukung ketahanan pelaku UMKM di tengah pelemahan daya beli masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis yang dilaksanakan di Kabupaten Madiun. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan enam informan, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perspektif implementasi kebijakan Merilee S. Grindle, khususnya dimensi content of policy dan context of implementation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan diwujudkan melalui pelatihan kewirausahaan, pelatihan digital marketing, fasilitasi marketplace, pendampingan branding dan kemasan produk, dukungan legalitas usaha, serta bantuan sarana dan permodalan. Program-program tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas adaptasi UMKM, terutama dalam pemasaran, pengelolaan usaha, dan pemanfaatan teknologi digital. Namun, efektivitas implementasi belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan jangkauan program, kuota peserta, kesinambungan pendampingan, kualitas komunikasi, dan perbedaan kapasitas UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya implementasi kebijakan yang lebih tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026