Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL UMKM PLATFORM E-COMMERCE DAN MARKETPLACE Windy Permata Suyono; Eka Septariana Puspa; Surya Anugrah; Rio Firnanda; Wida Aristanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51644

Abstract

Banyak pelaku UMKM menghadapi masalah rendahnya literasi keuangan dan keterampilan pemasaran digital, sehingga menghambat pengelolaan usaha dan perluasan pasar di platform e-commerce. Topik ini dipilih karena pentingnya transformasi digital UMKM untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi berbasis teknologi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pencatatan keuangan sederhana dan strategi pemasaran digital berbasis konten kreatif. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Mitra kegiatan adalah lima pelaku UMKM lokal yang bergerak di bidang crafting dan kerajinan tangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek hardskill: pemahaman pencatatan keuangan meningkat dari 58% menjadi 85%, kemampuan pemasaran digital dari 54% menjadi 83%, dan keterampilan membuat konten promosi digital atau penggunaan platform digital dari 49% menjadi 80%. Selain itu, nilai ekonomis mitra meningkat melalui peningkatan engagement dan jangkauan penjualan daring. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan teknologi sederhana efektif dalam memberdayakan UMKM secara berkelanjutan. Diperlukan dukungan lanjutan melalui mentoring agar hasil pelatihan dapat memperkuat keberlanjutan usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di tingkat akar rumput.
Pelatihan Infografis berbasis AI bagi Guru SDN 1 Cipining untuk Mendukung Media Pembelajaran Wida Aristanti; Muhammad Ikhwan; Suherdi Suherdi; Rayi Dwipanilih; Windy Permata Suyono; Wahyu Lestari
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i1.4665

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) membawa dampak  dalam dunia pendidikan, terutama dalam penyajian materi pembelajaran agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dapat melalui infografis berbasis AI yang dapat membantu guru menyampaikan materi secara visual dan sistematis. Infografis dapat membantu guru untuk membuat laporan atau karya dengan mudah dan kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SDN 1 Cipining dalam mengembangkan dan menggunakan infografis berbasis AI sebagai media pembelajaran di kelas. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 10 guru SDN 1 Cipining. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri  sosialisasi dan pelatihan dimana guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan keterampilan yang diperoleh. Hasil dari pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru di SDN 1 Cipining, dalam merancang infografis sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Berdasarkan hasil pre-test dan post test, didapat peningkatan motivasi guru sebesar 31%, penguasaan dan pemahaman teknologi infografis berbasis AI sebesar 58%, dan peningkatan kualitas media pembelajaran sebesar 36% . Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dapat memperkuat kualitas pembelajaran. Model pelatihan ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain guna mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi. Kata kunci: Infografis, Kecerdasan Buatan (AI), Pelatihan Guru, Pembelajaran Digital.
The Role of Gen Z Students as Agents of Change in Digital Economic Development Policy Innovation Wida Aristanti; Wahyu Lestari; Windy Permata Suyono
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i2.1377

Abstract

Generation Z, born and raised in the digital era, possesses unique characteristics as digital natives, positioning them as potential actors in driving innovation in economic development policy in Indonesia. Gen Z, particularly university students, play roles not only as technology users but also as creators of sustainable development solutions. This study aims to examine the role of Gen Z students as agents of change in the formulation and implementation of economic policies, especially in the digital economy sector. Using a qualitative approach and case study method, the research found that Gen Z students demonstrate high levels of participation in various activities such as digital-based entrepreneurship, public policy advocacy, and the use of social media and information technology to strengthen the economic ecosystem. They are also active in creative and collaborative communities that foster crosssector innovation. These findings highlight the importance of involving young generations in public policy processes and the need for institutional support, such as business incubators, entrepreneurship training, and access to funding. The strategic implication of this study is the necessity for governments and stakeholders to design inclusive, adaptive, and responsive policies that align with the dynamics and aspirations of today’s generation in order to enhance their contribution to national creative economic development.
Green Algorithms: Unveiling the Role of AI in Shaping More Sustainable Consumers Suherdi; Muhammad Ikhwan; Munawaroh; Wida Aristanti; Della Rulita Nurfaizana; Muthya Rahma; Syaifullah Abrar
Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi Vol. 11 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrpe.v11i1.12767

Abstract

This study aims to analyze the impact of information quality and service quality on customer satisfaction, with customer experience serving as a mediating variable within the context of artificial intelligence (AI)-based digital services. As Jakarta continues to evolve as a digital economic hub, the integration of AI into customer interactions has become crucial, yet it presents challenges regarding information accuracy and user trust. The research employs a quantitative approach, utilizing a survey method conducted among 350 university students in Jakarta who are active users of AI-driven digital platforms. Data analysis was performed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings indicate that both information quality and service quality have a significant positive influence on customer experience. Empirical results confirm that customer experience acts as a significant mediator in the relationship between the independent variables and customer satisfaction. The research model yielded an R-square value of 0.64 for customer satisfaction, demonstrating strong predictive power. These results emphasize that providing accurate information and responsive service is essential for creating a satisfying digital experience in the AI era. Practical implications suggest that digital service providers must prioritize the quality of automated system interactions to build sustainable relationships with consumers.
Efektivitas Flipped Learning Berbasis TIK dalam Meningkatkan High Order Thinking Skills Mahasiswa Wahyu Lestari; Wida Aristanti; Nayoebi Layla Syalwa; Elisya Ananda Putri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4920

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing ICT-based flipped learning on the improvement of students’ Higher Order Thinking Skills (HOTS). The research employed a quasi-experimental design with two groups: an experimental group that received ICT-based flipped learning treatment and a control group that participated in traditional learning. The research instruments included a HOTS test (pretest and posttest), a student perception questionnaire, and an observation sheet of learning activities. The findings revealed that the average HOTS score of the experimental group increased from 62.40 to 88.72, with a gain score of 70%, while the control group’s score increased from 61.90 to 75.72 with a gain score of 36.24%. An independent t-test indicated a significant difference between the two groups (p < 0.05), with a large effect size (Cohen’s d = 1.85), demonstrating that ICT-based flipped learning effectively enhances students’ higher-order thinking skills. Furthermore, the questionnaire results showed a highly positive student perception with an average score of 85.14% (categorized as excellent), where 89% of students reported being more active and independent, and 87% stated that they found it easier to understand the material through videos and the LMS. Observational data also indicated high learning participation, with an average score of 4.30 out of 5, reflecting improved activeness, collaboration, and learning readiness. Overall, ICT-based flipped learning was proven effective not only in improving cognitive learning outcomes (HOTS) but also in fostering students’ activeness, independence, and collaboration—key competencies of 21st-century learning.
PEMANFAATAN AI GENERATIF DALAM PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN UNTUK PENGUATAN PEMAHAMAN ANGGOTA ASPAPI DKI JAKARTA Wida Aristanti; Muhammad Ikhwan; Roni Faslah; Susan Febriantina; Suherdi Suherdi; Rayi Dwipanilih; Rizki Firdausi Rachmadania
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i3.42906

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman anggota Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) DKI Jakarta mengenai pemanfaatan AI generatif dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 21 Juli 2026. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif dengan prinsip learning by doing melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, pelatihan prompt engineering menggunakan kerangka Role, Task, Context, Format, dan Requirement (RTCFR), praktik langsung, serta evaluasi. Pemahaman peserta dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test melalui Google Form yang terdiri atas 30 butir pertanyaan dengan butir yang sama pada kedua pengukuran. Hasil evaluasi menunjukkan skor pemahaman peserta meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 90% pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 30 poin persentase. Namun, hasil tersebut menggambarkan perubahan pemahaman segera setelah pelatihan dan tidak dimaksudkan sebagai pengukuran kompetensi jangka panjang. Tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,5 dari skala 5. Peserta juga mempraktikkan penyusunan perangkat pembelajaran berbantuan AI, meskipun produk yang dihasilkan belum dikumpulkan dan belum dinilai menggunakan rubrik khusus. Kegiatan ini memberikan penguatan pemahaman mengenai pemanfaatan AI generatif, penyusunan prompt terstruktur, verifikasi keluaran, pencegahan plagiarisme, serta perlindungan data dalam pembelajaran.Kata kunci: AI generatif; Pemahaman digital; Perangkat pembelajaran; Prompt engineering; Administrasi perkantoran.ABSTRACTThis community service program aimed to strengthen the understanding of members of the Jakarta Chapter of the Indonesian Association of Office Administration Scholars and Practitioners (ASPAPI) regarding the use of generative AI in the development of learning materials. The program involved 15 participants and was conducted online via Zoom Meeting on July 21, 2026. A participatory and collaborative approach based on the principle of learning by doing was employed through needs identification, material delivery, prompt engineering training using the Role, Task, Context, Format, and Requirement (RTCFR) framework, hands-on practice, and evaluation. Participants’ understanding was assessed through pre-test and post-test questionnaires administered via Google Forms, consisting of 30 identical items in both assessments. The results showed that participants’ understanding scores increased from 60% in the pre-test to 90% in the post-test, representing a 30-percentage-point increase. However, these results reflect changes in participants’ understanding immediately after the training and should not be interpreted as evidence of long-term competency improvement. The mean participant satisfaction score was 4.5 out of 5. Participants also practiced developing AI-assisted learning materials; however, the resulting products were not systematically collected or assessed using a specific rubric. Overall, the program strengthened participants’ understanding of generative AI use, structured prompt development, output verification, plagiarism prevention, and data protection in teaching and learning.Keywords: Generative AI; Digital understanding; Learning materials; Prompt engineering; Office administration.
Ketahanan Pelaku UMKM di Tengah Pelemahan Daya Beli: Analisis Implementasi Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Wida Aristanti; Dyah Ayu Rahmawati; Fadhila Putri Sakina
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 10 No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v10i2.7644

Abstract

Kajian tentang UMKM masih banyak berfokus pada strategi bisnis, sementara aspek implementasi kebijakan pada situasi pelemahan daya beli masyarakat belum banyak dikaji secara kontekstual di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi lokal dalam mendukung ketahanan pelaku UMKM di tengah pelemahan daya beli masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis yang dilaksanakan di Kabupaten Madiun. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan enam informan, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perspektif implementasi kebijakan Merilee S. Grindle, khususnya dimensi content of policy dan context of implementation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan diwujudkan melalui pelatihan kewirausahaan, pelatihan digital marketing, fasilitasi marketplace, pendampingan branding dan kemasan produk, dukungan legalitas usaha, serta bantuan sarana dan permodalan. Program-program tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas adaptasi UMKM, terutama dalam pemasaran, pengelolaan usaha, dan pemanfaatan teknologi digital. Namun, efektivitas implementasi belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan jangkauan program, kuota peserta, kesinambungan pendampingan, kualitas komunikasi, dan perbedaan kapasitas UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya implementasi kebijakan yang lebih tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.