Fenomena quiet quitting di lingkungan kerja modern menjadi tantangan struktural yang dipicu oleh akumulasi kejenuhan mental (burnout) karyawan yang tidak tertangani. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana intervensi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Strategik dapat memitigasi burnout dan meredam tendensi quiet quitting guna memulihkan keterikatan kerja (employee engagement). Metode penelitian yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review / SLR) dengan menganalisis 20 artikel ilmiah bereputasi dari database Scopus dan SINTA dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2021–2026). Hasil sintesis menunjukkan bahwa quiet quitting merupakan koping defensif rasional dari karyawan untuk mengamankan kapasitas psikologis mereka akibat beban kerja asimetris. Namun, jalur kerusakan motivasi ini dapat diinterupsi melalui penerapan arsitektur MSDM Strategik yang berorientasi pada kesejahteraan, seperti penyediaan otonomi kerja (job crafting), jaminan keselamatan psikologis, dan keadilan sistem penghargaan. Implikasi praktis studi ini menekankan pentingnya organisasi menggeser paradigma dari kontrol administratif ke arah pemenuhan kontrak psikologis guna membangun resiliensi modal manusia secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026