Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mendeskripsikan penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik (MSDMS) yang bersifat informal dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan pada usaha Singkong Meledak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada pemilik usaha sebagai informan kunci dan karyawan operasional sebagai informan utama, yang kemudian dilengkapi dengan observasi partisipatif pasif serta dokumentasi langsung pada proses produksi. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Singkong Meledak menerapkan empat aspek utama MSDMS informal yang saling terintegrasi, yaitu rekrutmen yang menekankan pada karakter fisik serta daya tahan kerja, pelatihan berbasis praktik langsung (on-the-job training) tanpa membebani biaya operasional, sistem penilaian kinerja harian yang transparan dengan pemberian insentif berdasarkan target produksi, serta pembentukan lingkungan kerja yang kolaboratif dan bernuansa kekeluargaan. Penerapan tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan, yang tercermin dari konsistensi kualitas produk, tercapainya target kuantitas produksi harian, serta meningkatnya efisiensi penggunaan bahan baku melalui penurunan tingkat produk cacat pada proses pengolahan singkong. Kesimpulannya, implementasi MSDMS yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM, meskipun dilakukan secara informal, mampu mengurangi kejenuhan kerja, mengoptimalkan keterbatasan sumber daya finansial menjadi efisiensi operasional, serta memperkuat komitmen kerja tim sehingga menciptakan keunggulan kompetitif di sektor industri kuliner kreatif.
Copyrights © 2026