This study was motivated by students’ low cognitive ability in Integrated Social Studies, resulting from the dominance of lecture-based instruction and limited use of innovative learning media. This study aimed to analyze the implementation of video-based learning media and its improvement of students’ cognitive ability at UPTD SMP Negeri 4 Moro’o. The study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 20 students of Class VIII-A. Data were collected through observation, tests, field notes, interviews, and documentation, and analyzed using quantitative and qualitative approaches. The results showed that teacher activity increased from 57.5% in Cycle I to 90.0% in Cycle II, while student activity increased from 46.8% to 84.3%. The average cognitive ability score also increased from 62 to 82. Classical learning mastery reached the predetermined success criterion in Cycle II. Therefore, the implementation of video-based learning media was effective in improving students’ cognitive ability and learning activities in Integrated Social Studies. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu akibat pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan media pembelajaran berbasis video dan peningkatan kemampuan kognitif siswa di UPTD SMP Negeri 4 Moro’o. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas VIII-A. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 57,5% pada Siklus I menjadi 90,0% pada Siklus II, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 46,8% menjadi 84,3%. Rata-rata kemampuan kognitif siswa juga meningkat dari 62 menjadi 82. Ketuntasan klasikal mencapai indikator keberhasilan pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan media pembelajaran berbasis video efektif meningkatkan kemampuan kognitif siswa serta aktivitas pembelajaran IPS Terpadu.
Copyrights © 2026