Pembelajaran IPAS di sekolah dasar mencakup materi yang sulit divisualisasikan secara langsung, sehingga memerlukan media representasi visual yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi media Canva berbasis infografis, respons motivasi siswa, peran dukungan sekolah, dan strategi adaptasi guru terhadap kendala perangkat di kelas V SDN 1 Bondansari. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan informan guru kelas V, siswa, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan Canva digunakan secara selektif pada materi organ indera dan sistem pencernaan. Siswa menunjukkan ketertarikan, perhatian, kesenangan, dan semangat belajar. Sekolah memberikan otonomi pedagogis kepada guru, yang mengadaptasi infografis menjadi bahan cetak saat perangkat bermasalah. Keberlanjutan media digital bergantung pada keputusan pedagogis guru dan otonomi profesional yang didukung institusi sekolah.
Copyrights © 2026