Penelitian ini menyelidiki pengaruh penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi kehidupan kolonial dan kekaisaran di Kelas VIII SMP Negeri 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuasi-eksperimental dengan desain kuasi-eksperimental pretest-posttest satu kelompok yang melibatkan 34 siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Malang. Instrumen pengumpulan data adalah tes pemahaman konseptual yang diambil dari bank soal olimpiade sains nasional bidang Ilmu Sosial tahun 2021–2024. Peneliti menggunakan soal-soal ini dengan tujuan untuk memastikan validitas isi dan reliabilitas standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest berada pada kisaran 57, meningkat menjadi 82 setelah kegiatan pembelajaran dengan model berbasis masalah, selama dua kali pertemuan. Hasil uji Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data perbedaan pra-uji dan pasca-uji terdistribusi normal (W = 0,955; p = 0,174 > 0,05), sedangkan uji t sampel berpasangan menghasilkan nilai t = –9,679, df = 33, p < 0,001, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah perlakuan. Dari hasil ini, terlihat bahwa pembelajaran berbasis masalah sangat signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kolonialisme dan imperialisme.
Copyrights © 2026