Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar masih menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas V UPTD SDN 2 Pranggong, Arahan, Indramayu melalui penerapan model pembelajaran Inquiry. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas pembelajaran dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan perkembangan capaian siswa pada prasiklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas pelaksanaan pembelajaran, ditunjukkan oleh skor observasi guru yang meningkat dari 35 (71%) pada siklus I menjadi 43 (90%) pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan secara bertahap, dari 5 siswa pada prasiklus menjadi 10 siswa pada siklus I dan 21 siswa pada siklus II. Peningkatan tersebut disertai dengan berkembangnya keterlibatan siswa dalam mengajukan pertanyaan, melakukan pengamatan, menganalisis informasi, serta mengomunikasikan hasil pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Inquiry dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Copyrights © 2026