Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Selisih Kurs dan Nilai Persediaan terhadap Beban Pokok Penjualan pada PT. Kalbe Farma Tbk periode 2018–2025, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data berupa laporan keuangan triwulanan dengan 32 observasi. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Karena model awal mengalami autokorelasi, dilakukan koreksi menggunakan metode Prais-Winsten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Selisih Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap Beban Pokok Penjualan dengan nilai signifikansi 0,869 > 0,05. Nilai Persediaan berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,538 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh terhadap Beban Pokok Penjualan dengan F hitung 29,655 > F tabel 3,340. Nilai R Square sebesar 0,679 menunjukkan bahwa 67,9% variasi Beban Pokok Penjualan dijelaskan oleh kedua variabel, sedangkan 32,1% dipengaruhi faktor lain di luar model. Nilai Persediaan menjadi variabel yang lebih dominan dalam model.
Copyrights © 2026