UMKM Rumah Batik Cikuya menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan kanal digital, dokumentasi produk, dan produksi konten pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan digital mitra melalui pendampingan pemasaran digital serta menyusun kerangka pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (Generative AI) secara bertanggung jawab untuk pengembangan konten. Kegiatan melibatkan delapan peserta yang terdiri atas satu pemilik, dua pengelola, dan lima pengrajin sekaligus anggota UMKM. Kegiatan dilaksanakan di UMKM Rumah Batik Cikuya, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada 28 Juli–27 Agustus 2026. Program menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Intervensi difokuskan pada penguatan kanal komunikasi pelanggan, transaksi nontunai, visibilitas lokasi usaha, dan produksi konten pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketercapaian komponen pemasaran digital meningkat dari 0% menjadi 75%, produk berkemasan dari 0% menjadi 30%, dan pencatatan keuangan dari 25% menjadi 50%. Persentase tersebut menunjukkan proporsi komponen indikator evaluasi yang terpenuhi, bukan persentase peserta ataupun peningkatan penjualan. Program juga menghasilkan sarana digital dan materi promosi sesuai target. Survei terhadap delapan peserta menunjukkan tingkat kepuasan dalam kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,60–4,80 pada skala 1–5. Namun, pendapatan rata-rata belum berubah selama periode kegiatan sehingga capaian tersebut menunjukkan perubahan awal dalam kesiapan digital, bukan dampak ekonomi jangka panjang. Generative AI ditempatkan sebagai kerangka pengembangan untuk mendukung ideasi dan penulisan konten dengan validasi manusia, bukan sebagai bagian dari hasil empiris kegiatan. Program lanjutan perlu mengukur kompetensi peserta, penggunaan sarana digital, dan kinerja pemasaran dalam periode yang lebih panjang.
Copyrights © 2026