Tuntutan masyarakat saat ini semakin tinggi terhadap mutu pelayanan kesehatan, keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya tenaga keperawatan memegang peranan krusial sebagai garda terdepan rumah sakit. Kinerja perawat yang optimal sangat menentukan citra dan kualitas layanan suatu rumah sakit.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, pengembangan karier, dan motivasi kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Yarsi Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan total sampel sebanyak 103 orang perawat. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, dan analisis regresi linear berganda menggunakan software SPSS 27. Hasil analisis ini menunjukkan variabel pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Variabel motivasi kerja juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Namun, variabel pengembangan karier ditemukan tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap kinerja perawat. Sementara itu, hasil uji F menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan secara statistic terhadap kinerja perawat ketika ketiga variabel independent digabungkan. Manajemen rumah sakit disarankan mengevaluasi sistem jenjang karier klinis agar lebih transparan bagi seluruh perawat.
Copyrights © 2026