Pengelolaan sampah organik merupakan upaya kunci dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Program “Penyihir Hijau” diimplementasikan sebagai kegiatan pendidikan dan praktik tentang pemanfaatan sampah organik melalui produksi enzim ramah lingkungan bagi siswa di SDN 017 Sepaku. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program, keterlibatan siswa dalam pemilahan dan pengolahan sampah organik, serta perkembangan proses fermentasi enzim ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui pendidikan, demonstrasi, praktik langsung, observasi, dan dokumentasi. Kegiatan ini melibatkan 15 siswa kelas 4, 5, dan 6 yang berpartisipasi dalam pengumpulan, pemilahan, dan produksi enzim ramah lingkungan menggunakan campuran gula merah, sampah organik, dan air dengan perbandingan 1:3:10. Hasil menunjukkan bahwa siswa berpartisipasi dengan antusias dan terlibat langsung dalam setiap tahap produksi enzim ramah lingkungan. Pemantauan proses fermentasi menunjukkan produksi gas yang tinggi di awal proses, penurunan bau secara bertahap pada bulan kedua, dan dimulainya dekomposisi pada sampah organik. Namun, karena proses fermentasi masih berlangsung, hasil akhir dan kualitas eco-enzim tersebut belum dapat ditentukan.
Copyrights © 2026