DM Tipe 2 adalah penyakit kronis yang memerlukan penanganan berkelanjutan sehingga penggunaan obat yang rasional diperlukan untuk mencapai keberhasilan terapi dan mencegah masalah terkait obat. Evaluasi rasionalitas penting dilakukan berdasarkan aspek tepat pasien, indikasi, obat, dan dosis serta pemantauan potensi efek merugikan obat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji tingkat rasionalitas dalam penggunaan obat dan efek merugikan obat pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas X periode 2025–2026. Penelitian menggunakan metode deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi serta persentase. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 129 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metformin merupakan obat antidiabetes yang paling banyak digunakan, yaitu sebanyak 91 pasien (70,54%), diikuti penggunaan kombinasi dua obat sebanyak 35 pasien (27,13%) dan kombinasi tiga obat sebanyak 3 pasien (2,33%). Evaluasi rasionalitas menunjukkan bahwa aspek tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis masing-masing sebesar 100% rasional.
Copyrights © 2026