Reject edamame dapat dimanfaatkan menjadi produk mukimame untuk meningkatkan nilai ekonomi dan mengurangi limbah produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan pengolahan reject edamame menjadi produk mukimame di PT Mitratani Dua Tujuh, menghitung nilai tambah yang dihasilkan, serta menyusun strategi pengembangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi mukimame meliputi sortasi reject, shelling, sortasi biji, pencucian, blanching, cooling, pembekuan IQF, sortasi akhir, pengemasan, cold storage, dan stuffing. Selama lima kali produksi, sebanyak 28.293,7 kg bahan baku menghasilkan 2.935 kg mukimame. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp 3.119/Kg dengan rasio nilai tambah sebesar 69%. Nilai tambah yang bernilai positif menunjukkan proses produksi mukimame mampu memberikan peningkatan nilai ekonomi dibandingkan bahan baku dijual tanpa melalui proses pengolahan. Hasil samping berupa kulit edamame menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp8.875.545. Analisis SWOT menunjukkan Strategi yang direkomendasikan adalah strategi agresif/growth. Pengembangan dapat dilakukan melalui strategi prioritas utama dengan memanfaatan kualitas bahan baku, memanfaatkan kandungan gizi produk dan mengoptimalkan proses produksi untuk meningkatkan nilai tambah produk di PT Mitratani Dua Tujuh
Copyrights © 2026