Pernikahan dini masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang dapat memberikan dampak terhadap perkembangan generasi muda, terutama dalam aspek pendidikan, kesehatan, psikologis, dan kesiapan dalam membangun keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan pernikahan dini melalui edukasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal Kelompok 58 di Desa Sayur Mahincat, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan tanggapan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Kegiatan edukasi melibatkan anak-anak, remaja, orang tua, serta tokoh masyarakat (hatobangon) melalui penyampaian materi dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respons positif dari masyarakat serta peningkatan pemahaman mengenai dampak pernikahan dini dan pentingnya pendidikan sebagai upaya mempersiapkan masa depan generasi muda. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah pernikahan dini serta mendukung anak untuk mengembangkan potensi diri sebelum memasuki kehidupan berkeluarga. Edukasi pencegahan pernikahan dini menjadi salah satu langkah dalam membangun generasi muda yang berpendidikan, mandiri, dan berorientasi pada masa depan.
Copyrights © 2026