Kesehatan fisik dan kesehatan jiwa merupakan dua dimensi penting dalam kehidupan manusia yang saling berkaitan, tetapi dalam praktiknya pemeliharaan kesehatan masih sering berfokus pada aspek fisik dan kurang memperhatikan dimensi mental, sosial, serta spiritual. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pemahaman kesehatan secara holistik, khususnya berdasarkan perspektif Islam yang memandang kesehatan sebagai amanah dari Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kesehatan fisik dan kesehatan jiwa dalam perspektif Islam, hubungan antara keduanya, serta strategi peningkatannya melalui integrasi pendekatan ilmiah dan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, buku, artikel kesehatan, ayat Al-Qur’an, dan hadis yang relevan dengan kesehatan jasmani dan rohani. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, pengelompokan, pemeriksaan konsep, dan sintesis untuk memperoleh pemahaman mengenai hubungan kesehatan fisik dan jiwa serta strategi pemeliharaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan fisik dan kesehatan jiwa memiliki hubungan timbal balik yang kuat. Aktivitas fisik, pola makan halal dan bergizi, istirahat yang cukup, hubungan sosial yang harmonis, serta praktik spiritual seperti salat, dzikir, doa, dan membaca Al-Qur’an berkontribusi terhadap kesehatan secara menyeluruh. Perspektif Islam menekankan prinsip ḥifẓ al-nafs, ta’ādul, aṭ-ṭahārah, dan pengendalian diri sebagai landasan kesehatan holistik. Disimpulkan bahwa integrasi aspek fisik, mental, sosial, dan spiritual dalam pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kesejahteraan manusia secara optimal.
Copyrights © 2026