Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESEHATAN FISIK DAN KESEHATAN JIWA DALAM PERSPEKTIF ISLAM : PENDEKATAN HOLISTIK TERHADAP KESEJAHTERAAN MANUSIA Abul A’la Al Maududi; Nella Ika Puspa Dewi; Cahyati Febriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i3.58609

Abstract

Kesehatan fisik dan kesehatan jiwa merupakan dua dimensi penting dalam kehidupan manusia yang saling berkaitan, tetapi dalam praktiknya pemeliharaan kesehatan masih sering berfokus pada aspek fisik dan kurang memperhatikan dimensi mental, sosial, serta spiritual. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pemahaman kesehatan secara holistik, khususnya berdasarkan perspektif Islam yang memandang kesehatan sebagai amanah dari Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kesehatan fisik dan kesehatan jiwa dalam perspektif Islam, hubungan antara keduanya, serta strategi peningkatannya melalui integrasi pendekatan ilmiah dan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, buku, artikel kesehatan, ayat Al-Qur’an, dan hadis yang relevan dengan kesehatan jasmani dan rohani. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, pengelompokan, pemeriksaan konsep, dan sintesis untuk memperoleh pemahaman mengenai hubungan kesehatan fisik dan jiwa serta strategi pemeliharaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan fisik dan kesehatan jiwa memiliki hubungan timbal balik yang kuat. Aktivitas fisik, pola makan halal dan bergizi, istirahat yang cukup, hubungan sosial yang harmonis, serta praktik spiritual seperti salat, dzikir, doa, dan membaca Al-Qur’an berkontribusi terhadap kesehatan secara menyeluruh. Perspektif Islam menekankan prinsip ḥifẓ al-nafs, ta’ādul, aṭ-ṭahārah, dan pengendalian diri sebagai landasan kesehatan holistik. Disimpulkan bahwa integrasi aspek fisik, mental, sosial, dan spiritual dalam pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kesejahteraan manusia secara optimal.
Studi Fenomenologis Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Mewujudkan Sekolah Sehat di SD 03 YKPP Dumai: Literature Review Cahyati Febriana; Dewi Purnamawati
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 4 No 2: Oktober (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v4i2.3053

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu pilar promotif dan preventif kesehatan yang menjadi agenda strategis pembangunan nasional, namun implementasinya di tatanan Sekolah Dasar khususnya pada sekolah swasta berbasis perusahaan di kawasan industri masih menyisakan kesenjangan yang signifikan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Kesenjangan ini penting untuk dikaji karena keberhasilan PHBS tidak cukup diukur dari ketersediaan sarana dan kepatuhan administratif, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai hidup sehat benar-benar dimaknai dan dihayati oleh seluruh warga sekolah dalam keseharian mereka. Systematic Literature Review (SLR) ini bertujuan memetakan lanskap penelitian terdahulu mengenai implementasi PHBS dan sekolah sehat sebagai landasan akademis bagi penelitian tesis fenomenologis di SD 03 YKPP Dumai. Penelusuran dilakukan melalui basis data Scopus, PubMed, Google Scholar, dan portal Sinta dengan rentang tahun 2015–2024; dari sekitar 45 artikel yang teridentifikasi pada tahap penelusuran awal, sepuluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih untuk dikaji secara mendalam. Aktor yang menjadi sorotan dalam jurnal-jurnal tersebut meliputi kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan komite sekolah sebagai warga sekolah yang terlibat langsung dalam praktik PHBS sehari-hari. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi PHBS dipengaruhi secara signifikan oleh kepemimpinan kepala sekolah, kapasitas dan motivasi guru, ketersediaan sarana prasarana sanitasi, keterlibatan keluarga dan komunitas, serta dinamika budaya organisasi sekolah, sementara dimensi pemaknaan dan pengalaman subjektif para pelaku justru jauh lebih menentukan keberhasilan program dibandingkan sekadar aspek teknis administratif. Kajian ini turut mengungkap bahwa studi fenomenologis yang mengintegrasikan seluruh komponen warga sekolah, khususnya pada sekolah swasta berbasis perusahaan seperti SD 03 YKPP Dumai, belum pernah dilakukan, sehingga penelitian tesis ini dirancang untuk mengisi kekosongan tersebut.