Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 7 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026

FETAL OUTCOMES IN PREGNANCY-SPECIFIC DERMATOSES : A SYSTEMATIC REVIEW

A.A. Gde Duta Putrana Sasmatra (Medical Student, Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Mataram, Indonesia)
Rika Yolanda Putri (Medical Student, Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Mataram, Indonesia)
Florensa Putri Wijaya (Medical Student, Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Mataram, Indonesia)
I Putu Reza Wedangga (Medical Student, Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Mataram, Indonesia)
Yunita Hapsari (Department of Dermatology, Venereology, and Aesthetics, Faculty of Medicine, University of Mataram)



Article Info

Publish Date
26 Sep 2026

Abstract

Pregnancy-specific dermatoses merupakan kelompok kelainan kulit yang muncul selama kehamilan dan memiliki tingkat risiko yang berbeda terhadap ibu maupun janin. Beberapa kondisi bersifat relatif jinak, sedangkan pemphigoid gestationis (PG) dan terutama intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP) dapat berhubungan dengan luaran janin dan perinatal yang merugikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pregnancy-specific dermatoses dengan luaran janin melalui pendekatan systematic review. Penelitian disusun berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, Google Scholar, Wiley Online Library, dan ScienceDirect. Studi yang diikutsertakan merupakan penelitian kohort observasional pada ibu hamil dengan pregnancy-specific dermatoses yang melaporkan minimal satu luaran janin, neonatal, atau perinatal. Kualitas metodologis studi dinilai menggunakan Newcastle-Ottawa Scale (NOS). Dari 344 artikel yang teridentifikasi, empat studi memenuhi kriteria inklusi dengan kualitas metodologis baik hingga sangat baik (skor NOS 7-9). Studi yang memenuhi kriteria hanya mencakup ICP dan PG. Tiga studi ICP menunjukkan peningkatan risiko persalinan prematur, perawatan NICU, meconium-stained amniotic fluid, serta stillbirth, terutama pada kadar asam empedu ≥100 µmol/L. Sebaliknya, satu studi PG tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan luaran neonatal yang buruk. ICP merupakan dermatosis yang paling konsisten berhubungan dengan luaran perinatal yang merugikan, sehingga deteksi dini dan pemantauan kadar asam empedu penting dilakukan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...