Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 7 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026

SISTEM KLASIFIKASI FRAKTUR RADIUS DISTAL : TINJAUAN NARATIF PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM TRAUMA ORTOPEDI

Baiq Rizqika Catur Putri (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Annisa Nuralfiah (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Aurellia Sabela Faiz (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Fito Danang Sofiandi (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Ghina Aqillah Yasmine (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Hudiya Ramadhani Virgianto (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
I Putu Reza Wedangga (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Muhammad Iqbal Daniswara (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Mulayanatul Aliyyah (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Putri Rabiatun (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)
Shafira Adinda Putri (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Artikel ini bertujuan meninjau berbagai sistem klasifikasi fraktur radius distal serta pengaplikasiannya dalam pengambilan keputusan klinis. Artikel ini mengggunakan desain berupa narrative review melalui telaah pustaka dari literatur terkait fraktur radius distal yang membahas anatomi, epidemiologi, biomekanika, sistem klasifikasi dan reliabilitasnya, serta penerapannya dalam praktik klinis. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan dari masing-masing sistem klasifikasi. Masing-masing sistem klasifikasi seperti Frykman, Fernandez, Melone, eponym, dan AO/OTA, memiliki pendekatan yang berbeeda berdasarkan kompleksitas fraktur maupun struktur anatomi. AO/OTA merupakan klasifikasi yang umum digunakan dan memudahkan komunikasi klinis, sedangkan klasifikasi Fernandez mempertimbangkan mekanisme cedera. Tidak terdapat suatu sistem klasfikasi yang benar-benar sempurna atau memiliki reliabilitas dan reproduksibilitas yang optimal, sehingga penilaian klinis perlu memadukan antara evaluasi radiografi, CT scan 3D (apabila diperlukan), karakteristik pasien, dan kriteria instabilitas. Pemilihan sistem klasifikasi fraktur radius distal perlu menyesuaikan tujuan klinis yang diharapkan serta kombinasi penilaian radiologis dan karakteristik pasien. Pendekatan yang komprehensif mendukung terapi yang tepat dengan mengharapkan luaran fungsional yang baik dan mengurangi risiko komplikasi pascatrauma.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...