Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik agronomi dan kemampuan adaptasi beberapa galur padi gogo lokal terhadap kondisi lingkungan. Penelitian dilaksanakan pada lahan pertanian di Desa Kaduwaa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, pada ketinggian 900–1.200 m di atas permukaan laut (01°27′45″ LS dan 120°22′32″ BT), dari Juli hingga Desember 2024. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas enam galur padi gogo lokal dengan empat ulangan, sehingga diperoleh 24 petak percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, umur panen, panjang malai, jumlah gabah per malai, jumlah gabah hampa, bobot 1.000 butir, panjang, tebal, dan lebar gabah, serta hasil gabah per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur Tako memiliki pertumbuhan dan performa agronomi terbaik dibandingkan dengan galur lainnya. Keunggulan tersebut menunjukkan bahwa galur Tako memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan sawah di Dataran Tinggi Napu. Dengan demikian, galur Tako berpotensi untuk dievaluasi dan dikembangkan lebih lanjut sebagai genotipe padi lokal adaptif pada lingkungan sawah dataran tinggi.
Copyrights © 2026