Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Pengaruh Perasan Daun Bandotan (Ageratum conyzoides Linn) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa Secara In Vitro

Melinda Revaliani (Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur)
I Gede Andika Sukarya (Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur)
Agus Evendi (Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2026

Abstract

Pendahuluan: Menurunnya kepekaan Pseudomonas Aeruginosa terhadap berbagai jenis antibiotik mendorong eksplorasi tanaman obat sebagai alternatif antibakteri alami. Daun bandotan Ageratum conyzoides L. diketahui kaya akan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi mematikan bakteri. Tujuan: Untuk melihat daya hambat perasan daun bandotan (25%, 50%, 75%, 100%) terhadap pertumbuhan Pseudomonas Aeruginosa secara In Vitro. Metode: Pengujian diameter zona hambat dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Penelitian ini menerapkan 6 kali pengulangan, serta mengikutsertakan ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Hasil: Perasan daun bandotan terbukti efektif menghambat pertumbuhan Pseudomonas Aeruginosa. Zona hambat yang dihasilkan meningkat seiring bertambahnya konsentrasi, yaitu 9 mm (25%), 11 mm (50%), 13 mm (75%), hingga 17 mm (100%), dengan kenaikan bertahap 2–4 mm. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan variasi konsentrasi tersebut signifikan secara statistik (p = 0.000). Kesimpulan: Disimpulkan peningkatan konsentrasi perasan daun bandotan berbanding lurus dengan peningkatan efektivitas daya hambatnya terhadap Pseudomonas Aeruginosa, di mana konsentrasi 100% menghasilkan zona hambat paling luas (17 mm). Demikian, aktivitas antibakteri perasan alami ini masih belum mencukupi kontrol positif ciprofloxacin dengan zona hambat sebesar 30 mm.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...