Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara

CASE REPORT PADA PRIMIGRAVIDA TRIMESTER II DENGAN KURANG ENERGI KRONIS DI PMB A BILAPORAH

Zilal Sabitah Roja (Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Suryaningsih (Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Sri Wayanti (Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Esyuananik (Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)



Article Info

Publish Date
23 Sep 2026

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil menjadi persoalan gizi yang cukup serius karena berpotensi menimbulkan risiko seperti komplikasi pada ibu maupun janin, seperti anemia, persalinan prematur, berat badan lahir rendah (BBLR), dan gangguan pertumbuhan janin. Ibu primigravida memiliki risiko mengalami KEK akibat kurangnya pengalaman dalam memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan serta belum optimalnya pengetahuan mengenai pola makan seimbang. Oleh karena itu laporan kasus ini dibuat untuk memberikan gambaran utuh mengenai pelaksanaan asuhan kebidanan pada ibu primigravida trimester II yang mengalami KEK di PMB A Bilaporah. Metode yang digunakan adalah case report dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan menggunakan pendokumentasian SOAP. Subjek laporan kasus adalah Ny. M, primigravida trimester II dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) <23,5 cm yang menunjukkan status Kurang Energi Kronis (KEK). Informasi dan data dikumpulkan melalui tiga kali kunjungan ke rumah pasien, dengan melakukan wawancara, pengukuran antropometri, pemeriksaan fisik dan paboratorium, serta pendokumentasian. Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. M, G1P0A0 usia kehamilan 24–27 minggu selama tiga kali kunjungan. Pada kunjungan pertama, kondisi ibu tergolong baik, tetapi berdasarkan hasil pengukuran LILA sebesar 22 cm, ibu mengalami KEK. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi mengenai KEK, pemenuhan gizi seimbang sesuai Pedoman Isi Piringku, kolaborasi dengan ahli gizi dalam pemberian makanan tambahan (PMT), anjuran konsumsi Multiple Micronutrient Supplement (MMS), edukasi mengenai ketidaknyamanan dan tanda bahaya kehamilan, serta anjuran melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) secara rutin. Pada kunjungan kedua, ibu mengeluhkan mudah lelah setelah beraktivitas, tetapi telah rutin mengonsumsi PMT dan MMS serta menerapkan pola makan bergizi seimbang. Pada kunjungan ketiga, keluhan telah mereda, berat badan meningkat dari 50 kg menjadi 51,7 kg, kadar hemoglobin meningkat dari 11,9 g/dL menjadi 12,7 g/dL, dan pertumbuhan janin sesuai usia kehamilan. Asuhan kebidanan yang telah diberikan dapat meningkatkan status kesehatan ibu selama kehamilan. Namun, status Kurang Energi Kronis (KEK) belum teratasi karena hasil pengukuran LILA tetap 22 cm, sehingga diperlukan pemantauan gizi secara berkelanjutan guna mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin yang optimal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Medis

Publisher

Subject

Description

Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara (E-ISSN: 3124-8918) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner, yang didedikasikan sebagai wadah akademik untuk publikasi penelitian, kajian ilmiah, serta inovasi dalam bidang ...