Mutu sumber daya manusia perawat merupakan aspek penting dalam mendukung pelayanan keperawatan yang berkualitas. Kompetensi dan beban kerja perlu diperhatikan karena berkaitan dengan kemampuan perawat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap mutu sumber daya manusia pada perawat Unit Rawat Jalan RSUD I. A. Moeis Samarinda. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 63 perawat dan sampel 54 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan analisis univariat serta regresi linear berganda dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi kategori baik sebanyak 48 responden (88,9%), beban kerja kategori sedang sebanyak 41 responden (75,9%), dan mutu sumber daya manusia kategori baik sebanyak 41 responden (75,9%). Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu sumber daya manusia (p=0,000), sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan (p=0,448). Secara simultan, kompetensi dan beban kerja menjelaskan 57,6% variasi mutu sumber daya manusia. Peningkatan kompetensi perlu diprioritaskan, sedangkan beban kerja tetap perlu dikelola sesuai kapasitas dan kebutuhan pelayanan.
Copyrights © 2026