Pemberdayaan ekonomi dan kemandirian penyandang disabilitas di Banjarmasin merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan inklusi sosial kelompok rentan melalui pengembangan keterampilan dan akses peluang ekonomi. Berbagai program, seperti pelatihan keterampilan berbasis UMKM, pemberian modal usaha, dan pendampingan, telah dilaksanakan oleh pemerintah kota, organisasi masyarakat. Program ini menyasar penyandang disabilitas fisik, tuna netra, dan tuna rungu untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam berwirausaha dan memenuhi kebutuhan hidup. Faktor pendukung meliputi kolaborasi lintas sektor, dukungan komunitas lokal.Namun, tantangan seperti keterbatasan aksesibilitas, stigma sosial, dan minimnya sarana pemasaran masih menjadi hambatan. Penelitian dan praktik pemberdayaan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan pelatihan vokasi dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, meskipun keberlanjutan program memerlukan penguatan infrastruktur dan koordinasi yang lebih baik.
Copyrights © 2026