Fenomena loyalitas fandom JKT48 menjadi peluang strategis kolaborasi brand lokal seperti Erigo, namun proses transfer makna emosional ke produk fisik dalam konteks masyarakat sub-urban masih jarang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis interpretasi fans JKT48 di Bogor Raya terhadap kolaborasi Erigo x JKT48 melalui kacamata pemaknaan simbolis dan identitas sosial. Metode penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan wawancara mendalam kepada enam informan (ketua komunitas dan anggota) di wilayah Bogor Raya. Data dianalisis melalui tahap kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Temuan menunjukkan bahwa fans memaknai kolaborasi ini sebagai "validasi identitas" yang menormalisasi hobi mereka di ruang publik melalui desain streetwear. Berdasarkan Meaning Transfer Theory, terjadi perpindahan nilai kerja keras idola ke produk sehingga meningkatkan nilai guna emosional. Secara identitas sosial, penggunaan produk ini menjadi simbol solidaritas kelompok (in-group) sekaligus memberikan rasa bangga akan eksistensi fandom di luar Jakarta. Batasan penelitian ini terletak pada fokus geografis yang terbatas di Bogor Raya. Simpulannya, kolaborasi ini berhasil menciptakan loyalitas melampaui konsumsi fungsional melalui penguatan eksistensi diri penggemar.
Copyrights © 2026