Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel mediasi. Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA) pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh 30 perusahaan dengan total 150 observasi. Pengujian peran mediasi ukuran perusahaan dilakukan menggunakan uji Sobel. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap ukuran perusahaan. Akan tetapi, kedua variabel tersebut tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja keuangan. Analisis mediasi menunjukkan bahwa ukuran perusahaan mampu memediasi secara signifikan hubungan antara kepemilikan manajerial dan kinerja keuangan, tetapi tidak memediasi hubungan antara kepemilikan institusional dan kinerja keuangan. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran ukuran perusahaan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara struktur kepemilikan dan kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman di Indonesia selama periode 2020–2024, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pengaruh struktur kepemilikan terhadap kinerja perusahaan. Signifikansi– Temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan literatur mengenai tata kelola perusahaan dan kinerja keuangan, serta menjadi masukan praktis bagi manajemen, investor, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi kepemilikan dan pengelolaan perusahaan untuk meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026