Penelitian ini bertujuan mengkaji manajemen mitigasi risiko bullying dan implikasinya terhadap prestasi belajar murid pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Konawe Utara, dengan fokus pada empat aspek, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan studi multi kasus. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Motui dan SMP Satap 6 Motui, Kabupaten Konawe Utara. Sumber data terdiri atas kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, wali kelas, dan murid, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mitigasi risiko bullying dilaksanakan melalui tahapan yang saling berkaitan: perencanaan berbasis kondisi murid, pengorganisasian dengan pembagian peran antarwarga sekolah, pelaksanaan strategi preventif dan responsif, serta evaluasi dan tindak lanjut yang berkelanjutan. Pengelolaan risiko bullying yang sistematis terbukti berimplikasi terhadap terciptanya rasa aman, kenyamanan belajar, hubungan sosial, dan motivasi murid, meskipun masih terkendala keterbatasan tenaga bimbingan dan konseling serta sistem dokumentasi yang belum optimal.
Copyrights © 2026